Sebuah Blog yang memberi Motivasi, bisnis dan ilmu

Rabu, 03 Desember 2014

Membeli Impian - Ippho Santosa

Membeli impian itu bisa dilakukan. Lho, dibeli? Lalu apa mata uangnya? Mata uangnya adalah usaha, doa, dan amal. Inilah mata uang yang InsyaAllah bisa membeli impian kita. Pengen lulus ujian, pengen dapat nilai tinggi, pengen naik pangkat, pengen bisnisnya berkembang, pengen jodoh dan keturunan, pengen jalan-jalan ke luar negeri, pengen ke tanah suci, atau impian-impian lain, InsyaAllah semua bisa dibeli dengan mata uang-mata uang ini.
Saya ingat beberapa tahun yang lalu, saya pernah ada masalah saat membangun perumahan, ada masalah yang nilainya sampai seratus jutaan. Saya harus mempertanggungjawabkan masalah ini pada investor saya, saya memikirkan bagaimana cara mengatasinya. Jika harus saya yang nombokin, waktu itu bagi saya sangat-sangat berat. Apa yang saya lakukan? Saya beli dengan mata uang ini, terutama adalah doa, kedua berusaha menyelesaikan masalah di lapangan, yang ketiga adalah amal yaitu tahajud dan meminta doa dari ibu saya. Setelah melakukan itu semua, selanjutnya saya menemui investor saya dan mengakui semuanya. Saya juga bilang padanya “Ini semuanya adalah 100% kesalahan saya”. Setelah saya bilang itu, ternyata sang investor tidak terlalu mempermasalahkan. Meskipun ada konsekuensi, tetapi tidak terlalu berat seperti yang saya bayangkan. Masalah bisa dituntaskan tanpa saya harus mengeluarkan uang sepeserpun.
Ada yang bilang, “Mas Ippho, nggak boleh.. masak beramal dengan berharap, berharap dengan beramal, nggak boleh seperti itu..”. Saya bilang, “Siapa bilang nggak boleh? Boleh kok..” yang nggak boleh itu kita berharap ke orang atau berharap ke tuyul atau jin. Kalau berharap ke Allah itu boleh. Bahkan, harap itu bagian dari iman. Bayangkan teman-teman punya masalah, kemana lagi kita berharap? Tentunya kepada Dia kan.. kepada Yang Maha Kuasa tentunya. Misalnya teman-teman punya anak atau keponakan yang sakit keras. Kira-kira pengen nggak anaknya sembuh? Lalu, gimana caranya? Nah.. caranya kita pakai tiga mata uang tadi. Pertama kita usaha, misalnya dengan minum obat, multivitamin, terapi, dsb. Kemudian kita berdoa agar disembuhkan dan disehatkan. Ketiga adalah amal, apa amalnya? Mungkin dzikir, mungkin sedekah, dst. Bayangkan jika ada orang yang tidak mengenal Allah, maka yang ia lakukan ketika sakit hanya berobat dan berobat, tidak pakai doa, dan tidak beramal. Mana yang lebih baik? Tentu yang memakai tiga-tiganya.
Lalu, contoh lain, misalnya kita sedang terbelit hutang. Kita juga bisa beli dengan usaha, doa, dan amal. Berharap dengan itu semua hutang segera lunas. Harap dan takut itu bagian dari iman, kita harus punya dua-duanya. Jadi bukan hanya boleh berharap, tetapi harus, karena itu bagian dari iman. Misalnya dengan menambah ibadahnya, dzikir, sedekah, dsb. Usahanya apa? Misal dengan mengurangi tanggungan yang tidak perlu, atau tidak menambah kredit yang baru. Pokoknya doa, amal, dan usaha.
Sekarang kita lihat baik-baik. Teman-teman pergi ke kantor, ke kampus, atau ke toko. Pertanyaannya, kerja itu ikhtiar apa ibadah?. Mungkin teman menjawab, itu adalah ikhtiar. Benar demikian. Namun ternyata, sebenarnya itu juga ibadah, jadi sekaligus gitu. Bagi yang ke kampus atau sekolah, pertanyaan yang sama, belajar itu ikhtiar apa ibadah? Ternyata belajar adalah ibadah, tapi juga ikhtiar. Nah, kita balik cara pandangnya, kalau kita dhuha, kalau kita sedekah, pertanyaannya adalah dhuha kita ikhtiar atau ibadah? Teman-teman mungkin langsung bilang itu adalah ibadah, tetapi ternyata sebenarnya itu adalah ikhtiar juga. Maka, sedekah ikhtiar, dhuha juga ikhtiar. Ikhtiar untuk apa? Untuk memudahkan rezeki kita, untuk menjemput impian kita. Bahkan, misalnya kita (maaf) ke toilet untuk buang air, itu adalah ikhtiar untuk membuang kotoran dan menyehatkan kita, tetapi juga ibadah yaitu untuk membuang najis kita dan memudahkan untuk sholat dll. Jadi, jika kita maknai dengan benar, sebenarnya 24 jam hidup kita sehari semuanya bisa menjadi ibadah sekaligus ikhtiar. Tidurpun berarti ikhtiar dan ibadah, ikhtiar agar badan kita tetap sehat, juga termasuk ibadah jika kita niatkan untuk mengistirahatkan tubuh agar menyimpan tenaga untuk beribadah yang lain.
Jadi, untuk teman-teman yang berusaha menjemput rezekinya, ke kantor, kampus, atau tokonya, mari kita niatkan dengan benar. Kalau ada masalah atau ada impian apapun yang kita inginkan, belilah dengan tiga mata uang tersebut (doa, usaha, dan amal). Ini akan mencukupkan rezeki kita, Insya Allah.
Semoga berkah dan melimpah.
Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

3 komentar

  1. Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Terimakasih yang sebesar besarnya kepada pemilik blog atau room ini untuk segala keikhlasannya sehingga saya dapat berbagi pengalaman dengan saudara sekalian. Perkenalkan saya Widyaningsih dari Kabupaten Lampung Tengah, saya seorang ibu rumah tangga dengan tiga orang anak. suami saya bekerja disalah satu instansi swasta dengan gaji 3 jt/bln. Dengan gaji segitu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan tiap bulannya sebab biaya anak sekolah dan berbagai kebutuhan rumah tangga semakin hari semakin tinggi sehingga membuat saya dan suami ingin mempunyai penghasilan tambahan melalui usaha yang akan kami dirikan. saya mencoba coba meminjam uang dibank untuk mendirikan usaha percetakan, alhamdulillah usaha kami lancar . Singkat cerita cobaan dari Allah SWT datang menghampiri kehidupan kami, usaha percetakan kami terbakar habis. akhirnya usaha percetakan yg kami bangun mengalami gulung tikar. Suami saya jatuh sakit krn kepikiran masalah utang bank kami dan akhirnya suami saya meninggal. saya stress dan sempat ingin mengakhiri hidup saya sebab saya tidak sanggup menganggung beban ini seorang diri. Namun ketiga anak saya menjadi alasan saya tetap bertahan, saya hanya bisa berpasrah diri kepada Allah SWT. Namun berkat izin-Nyalah saya dipertemukan oleh seorang sahabat lama yang memperkenalkan saya kepada seseorang yg katanya mampu menyelesaikan masalah utang piutang saya. Setelah bertemu dengan beliau, beliau membimbing saya menyelesaikan masalah saya. Alhamdulillah, allahu akbar allahu akbar masalah utang saya selesai semua berkat beliau K.H. Fikri Mukmin. Singkat cerita Berkat beliau sekarang saya telah memiliki toko bangunan sendiri. Sebagai rasa wujud syukur saya atas segala rezeki yang melimpah ini, saya ingin membagikan nomor beliau kepada anda. Apabila saudara sekalian punya masalah yang sama dengan saya silahkan hubungi beliau di nomor 082-348-884-278. Terimakasih atas perhatian saudara sekalian. Sumpah Demi Allah ini kisah nyata. Allahu akbar Allahu Akbar. Wassalam




































































    BalasHapus
  2. Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh, terima kasih banyak untuk pemilik blog atau room ini karena telah memberi saya ruang untuk berbagi kepada saudara sekalian. Perkenalkan nama saya dewi, saya berasal dari daerah palangkaraya, Kalimantan tengah. Saya anak tunggal dan mewarisi harta kekayaan orang tua saya sebab orang tua saya telah tiada. Alhamdulillah sy dititipi 2 orang anak dan memiliki seorang suami yang awalnya begitu menyayangi saya. Dengan harta warisan itu saya dan suami mencoba membuka usaha rumah makan. Singkat cerita usaha tersebut berhasil dan mendatangkan banyak rejeki bagi saya. Akhirnya saya berani untuk meminjam uang di bank untuk membuka beberapa cabang rumah makan kami. Hidup kami awalnya sangat bahagia. Namun berjalan 3 bulan cobaan pun datang ke kehidupan saya. Suami saya mulai suka berfoya foya bersama temannya dan main perempuan. 2 bulan berlalu, satu demi satu rumah makan saya tutup karena penghasilan dari rumah makan dihabiskan oleh suami saya untuk berfoya foya. Saya sudah tidak tahan lagi dengan kelakuannya dan akhirnya saya putuskan bercerai. Utang bank sudah tak terbayarkan lagi dan saya akhirnya jatuh miskin. Sekolah anakpun terputus. Saya bingung dan rasa ingin menghilang dari semua masalah ini semakin besar. Ditengah rasa stress ini saya gak sengaja membuka salah satu blog dan saya menemukan sebuah nomor telpon katanya bisa membantu masalah hutang piutang saya. Jujur saya takut dan ragu tapi saya coba beranikan diri. Saya ikuti semua arahan dari beliau dan Alhamdulillah masalah hutang piutang pun selesai. Puji syukur saya haturkan kepada Allah SWT berkat Dia-lah saya mendapatkan jalan keluar melalui K.H. Firdaus Al-amin sebagai jembatan dalam menyelesaikan masalah saya. Alhamdulillah habis gelap terbitlah terang saya sekarang sudah memiliki kelimpahan harta dan memiliki rumah penginapan di berbagai daerah di pulau Kalimantan. Sebagai wujud syukur saya, saya membagikan nomor beliau kepada sodara sekalian yang membutuhkan. Hubungi beliau di nomor 085 217 085 469 jika sodara memiliki permasalahan seperti saya silahkan hubungi beliau. Lillahi ta’ala Ini benar benar terjadi pada kehidupan saya. sekian dan terimah kasih . wassalam

    BalasHapus
  3. Assalamualaikum wrb salam persaudaraan,perkenalkan saya Sri Wulandari asal jambi,maaf sebelumnya saya hanya mau berbagi pengalaman kepada saudara(i) yang sedang dalam masalah apapun,sebelumnya saya mau bercerita sedikit tentang masalah saya,dulu saya hanya penjual campuran yang bermodalkan hutang di Bank BRI,saya seorang janda dua anak penghasilan hanya bisa dipakai untuk makan anak saya putus sekolah dikarenakan tidk ada biaya,saya sempat stres dan putus asa menjalani hidup tapi tiap kali saya lihat anak saya,saya selalu semangat.saya tidak lupa berdoa dan minta petunjuk kepada yang maha kuasa,tampa sengaja saya buka internet dan tidak sengaja saya mendapat nomor tlpon Aki Sulaiman,awalnya saya Cuma iseng2 menghubungi Aki saya dikasi solusi tapi awalnya saya sangat ragu tapi saya coba jalani apa yang beliau katakan dengan bermodalkan bismillah saya ikut saran Aki Sulaiman saya di ritualkan dana gaib selama 3 malam ritual,setelah rituialnya selesai,subahanallah dana sebesar 2M ada di dalam rekening saya.alhamdulillah sekarang saya bersyukur hutang di Bank lunas dan saya punya toko elektronik yang bisa dibilang besar dan anak saya juga lanjut sekolah,sumpah demi Allah ini nyata tampa karangan apapun,bagi teman2 yang mau berhubungan dengan Aki Sulaiman silahkan hub 085216479327 insya Allah beliau akan berikan solusi apapun masalah anda mudah2han pengalaman saya bisa menginspirasi kalian semua,Assalamualaikum wrb.JIKA BERMINAT SILAHKAN HUB AKI SULAIMAN 085-216-479-327,TAMPA TUMBAL,TIDAK ADA RESIKO APAPUN(AMAN) .

    BalasHapus

:) :-) :)) =)) :( :-( :(( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ :-$ (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

 
© BAROKAH BISNIS
Designed by BlogThietKe Cooperated with Duy Pham
Released under Creative Commons 3.0 CC BY-NC 3.0
Posts RSS ∙ Comments RSS
Back to top